Bareng Team Snorkling Fakultas Teknik

Saar Seven Sword Lagi Refresing Di Kantor Gubernur Provinsi Gorontalo.

Sistem Informasi Kelas B Sahabat Pertama Di Kampus

Foto Bareng Teman-Teman Waktu Kuliah Semester 1

Lomba ASC (Asian Skill Kompetision)

Lagi Foto Waktu Penerimaan Piala Ikut Lomba ASC Kategori Network And Cabeling

CREW Asisten Lab Angkatan 2010 Dan Dosen-Dosen

Saat lagi jalan bareng Teman-teman ASLAB Dan DOSEN lagi liburan di pulau Saronde

LASKAR PELANGI VERSI GORONTALO

Foto teman-teman di Gunung Botuhuwayo

Rabu, 31 Desember 2014

Masalah Pertama di 2015

Baru beberapa jam menghirup udara ditahun yang baru sudah banyak masalah yang muncul, baik itu masalah yang umum maupun masalah pribadi, masalah yang umum harus dihadapi diawal tahun ini adalah hilangnya ikan bubara dengan jumlah 500 ekor yang sudah siap panen di tahun ini, apa yang harus kukatakan kepada investor tentang masalah ini, aku sangat pusing memikirkan semua ini, banyak uang investor yang terpakai disini, kerugian dicapai puluhan juta, aku bingung mau marah kepada siapa, mau marah kepada karyawan aku tidak tega, ini di luar pengendalian mereka, karena kejadian pencurian itu menurut mereka disaat malam hari sebab di saat siangnya mereka mengecek semua baik-baik saja ikan masih dalam jumlah yang sama, sekarang usaha ini sudah berada di unjung tanduk, di sisi yang lain yang seharusnya memberikanku spirit untuk tabah menjalani semua ini malahan pergi dariku dengan alasan yang kurang jelas, padahal aku baru menaruh harapan baru kepadanya karena dia baru beberapa hari bulan ini aku kenal, aku memiliki harapan bahawa dialah pemberi cahaya yang baru buatku,  karena semenjak aku di tinggal oleh MissV cahaya kehidupan ini redup, semuanya jadi kacau, skripsi yang seharusnya tahun ini selesai malahan tidak selesai, usaha yang kujalani bertahun-tahun malahan semakin dekat di ambang kebangkrutan, sekarang di 2015 ini aku ingin memperbaiki semua itu dengan  cahaya baru tapi ternyata cahaya itu redup kembali, menurut cahaya yang baru itu dia bukan orang yang pas untuk aku beri sebuah harapan, alasan yang udah biasa dalam sebuah hubungan, padahal di saat sedang saling mengenal aku berusaha untuk jadi yang terbaik meskipun dalam hati ini tetap masih Miss V yang mengisinya, aku tidak pernah perlihatkan itu semua, aku sangat berharap dia bisa membuatku bisa melupakan Miss V karena aku sudah tidak ingin menjalani hari dengan menunggu sebuah harapan yang tak pasti, dengan posisi seperti ini bukan malah membuatku semakin lupa kepada Miss V tapi malah membuatku semakin masuk kedalam lingkaran keputus asaan, sekarang aku tak tau apakah aku masih memiliki kekuatan lagi untuk menjalani semua ini kedepan, aku bingung mau cerita kepada siapa, mau berbagi masalah ini kepada siapa, semua orang telah meninggalkanku, entah dosa apa yang telah kulakukan sampai hidupku jadi seperti ini, jalan satu-satunya mungkin memasrahkan segala hidup ini kepada Allah SWT, mungkin ini sebagai hukuman atas semua dosa-dosa yang pernah saya lakukan di masa yang lalu, Ya Allah Sungguh Ringan Ujianmu, Hambamu yang hina ini akan berusaha melewati ujian yang  ringan ini.

Sebuah Harapan di 2015

Malam ini merupakan malam di akhir tahun 2014 sekaligus malam menuju tahun 2015, malam dimana orang berbondong-bondong mencari tempat yang ramai, malam pesta kembang api, malam dimana kebanyakan anak-anak muda mendapatkan izin dari orang tuanya untuk pulang di larut malam, malam dimana kebanyakan anak-anak muda merasa galau jika tidak jalan dengan seseorang yang spesial, bisa di simpulkan adalah malam pesta, tapi bagiku sendiri malam tahun baru adalah malam biasa-biasa saja, yang perlu kita pikirkan adalah apakah di tahun kemarin apa saja yang kita sudah lakukan lebih banyak melakukan kebaikan atau malah sebaliknya, jika belum, maka di tahun depan ini di usahakan kita lebih banyak melakukan kebaikan, seperti malam-malam setiap akhir tahun aku lebih memilih untuk di dalam kamar, membuka laptop, nonton tv, bahkan langsung tidur, apalagi pada siangnya telalu banyak pekerjaan yang di lakukan pasti pukul 22:00 sudah tertidur pulas, sebab aku pengen sholat di larut malam, menyambut awal tahun dengan kebaikan sholat di malam hari di saat orang-orang tertidur, meminta kepada tuhan untuk mengampuni segala kesalahan di tahun yang lalu dan meminta untuk selalu menjaga keimananku di tahun-tahun berikutnya,  malam ini juga mengingatkan pada seseorang yang sangat berati dalam hidupku ini, karena  diawal tahun 2014 pertama kami saling mengenal tapi apa daya di malam ini dia sudah tidak lagi disampingku, dia telah pergi dariku, di tahun 2015 ini juga aku berharap menemukan cahaya baru dalam kehidupan ini meskipun dia tak ada di sampingku lagi, meskipun sangat sulit menjalaninya tapi aku akan tetap berusaha untuk menjalani hari-hari itu, di  tahun 2015 ini aku akan berusaha untuk menghilangkan semua harapanku untuk memiliki dia kembali, karena semua itu sudah tidak mungkin lagi, makasih untuk seseorang yang sudah memberikanku sebuah cahaya kehidupan di 2014, disetiap sholatku aku akan selalu mendoakan tentang kebahagiaanmu, semua kenangan tentangmu masih tersimpan rapi di hati ini, diawal tahun 2015 ini juga aku sudah mulai menemukan cahaya baru  tetapi harapan itu pupus setelah melihat kegiatannya di facebook, padahal sudah berharap dia akan menjadi cahaya baru di tahun 2015 tapi itu semua tak sesusai harapan, aku tak tau apa yang dirasakan kepadaku, mungkin butuh proses yang lama untuk menggapai semua itu, aku akan menerima semua dengan hati  yang ikhlas , mungkin ini sudah takdir dari allah SWT yang harus kujalani. Sekarang segala hidupku kuserahkan kepada Allah SWT, Aku berserah kepadamu Ya’Allah, kuatkan hambamu ini menjalani hari-hari yang sangat sulit ini, pertemukan hambamu yang hina ini dengan seseorang yang akan membuat hamba selalu berada di jalanmu, bukan seseorang yang akan membuat hamba semakin jauh darimu. semoga di 2015 ini saya bisa move on darinya, semoga ditahun ini saya akan wisuda setelah setelah 5 tahun belum kelar-kelar, semoga impian untuk memiliki rumah sendiri di tahun ini akan terwujud. amiin ya rabal allamin...    

Senin, 03 November 2014

Tak Ingin Berharap Lagi

Malam ini entah apa yang membuatku mata ini tak bisa tertutup, yang membuatku teringat kembali dengan kekasih yang telah lama menghilang tetapi masih tersimpan di hati ini, tanpa kusadari hari ini juga sudah memasuki bulan nopember dalam kalender masehi, mesikpun waktu sudah berlalu tetapi setiap malam disaat kesendirian menghampiri hati ini terasa sakit jika teringat kembali wajah senyumannya dipikiran ini, aku pengen teriak sekeras-kerasnya tapi apa daya aku bukan tinggal di sebuah hutan, malam ini juga tak sengaja aku melihat media facebook dan terlintas di beranda ada salah satu temanku mengucapkan ulang tahun kepadanya dan setelah kulihat tanggal ternyata hari ini adalah hari ulangtahunnya, dan aku langsung mengambil HP untuk mengirimkan ucapakan kepadanya, entah dia masih ingat siapa aku atau apapun itu aku sudah ikhlas menerima semua itu, dan membuatku sakit lagi setelah melihat profil facebook ternyata dia sudah bertunangan, memang sudah nasibku merasakan semua ini, mungkin ini sudah memang takdirku yang allah berikan kepadaku, tapi aku juga manusia yang masih memiliki perasaan, aku bukanlah malaikat yang bisa menerima begitu saja, kalau bisa jujur sampai sekarang aku belum bisa melupakannya bahkan aku masih mengharapkannya untuk kembali tapi hari ini setelah kulihat dia sudah bertunangan harapan itu akan ku buang jauh, meskipun sakit rasanya menerima semua ini tapi aku harus terima, aku pasrah sekarang, yang pasti semangat hidupku sudah tak seperti dulu lagi, disaat masih bersamanya, bahkan beberapa hari yang lalu aku hamper saja terjerumus kembali lingkaran hitam yang dulu telah ku tinggalkan, gara-gara aku sampai dengan sekrang belum bisa move on, untuk masih ada sahabatku yang mengingatkan aku, bahwa itu semua salah, jika aku melakukan itu, allah malah semakin murka kepadaku dan tak akan memberikan kebahagiaan lagi kepadaku,  seumur-umur baru kali ini aku merasakan apa itu SAKIT HATI , biasanya yang dulu-dulu aku tak seperti ini jika berpisah dengan seseorang, aku hampir saja menyentuh minum-minuman keras, hampir saja tidur dengan seorang PSK yang diberikan teman, tapi alhamdulilah iman aku masih kuat. Aku masih bisa keluar dari semua itu, mulai saat ini dan seterusnya aku akan berusaha untuk benar-benar melupakannya. Sekarang kupasrahkan semuanya kepada sang ilahi, mungkin juga ini adalah sebuah hukuman darinya karena seingat aku, dimasa yang lampau aku juga pernah melakukan hal yang sama yang di lakukan olehnya kepadaku, aku pernah meninggalkan seseorang yang sangat menyayangiku dengan tulus tanpa alasan apapun, aku hanya bisa berdoa kepada allah, agar selama maut belum menjemputku, aku tidak di pertemukan lagi dengannya, aku sekarang ikhlas menjalani kehidupan didunia ini tanpa ada yang mendampingi sampai maut  menjemputku, aku sekarang sadar mungkin INILAH TAKDIRKU.  

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites