Rabu, 31 Desember 2014

Masalah Pertama di 2015

Baru beberapa jam menghirup udara ditahun yang baru sudah banyak masalah yang muncul, baik itu masalah yang umum maupun masalah pribadi, masalah yang umum harus dihadapi diawal tahun ini adalah hilangnya ikan bubara dengan jumlah 500 ekor yang sudah siap panen di tahun ini, apa yang harus kukatakan kepada investor tentang masalah ini, aku sangat pusing memikirkan semua ini, banyak uang investor yang terpakai disini, kerugian dicapai puluhan juta, aku bingung mau marah kepada siapa, mau marah kepada karyawan aku tidak tega, ini di luar pengendalian mereka, karena kejadian pencurian itu menurut mereka disaat malam hari sebab di saat siangnya mereka mengecek semua baik-baik saja ikan masih dalam jumlah yang sama, sekarang usaha ini sudah berada di unjung tanduk, di sisi yang lain yang seharusnya memberikanku spirit untuk tabah menjalani semua ini malahan pergi dariku dengan alasan yang kurang jelas, padahal aku baru menaruh harapan baru kepadanya karena dia baru beberapa hari bulan ini aku kenal, aku memiliki harapan bahawa dialah pemberi cahaya yang baru buatku,  karena semenjak aku di tinggal oleh MissV cahaya kehidupan ini redup, semuanya jadi kacau, skripsi yang seharusnya tahun ini selesai malahan tidak selesai, usaha yang kujalani bertahun-tahun malahan semakin dekat di ambang kebangkrutan, sekarang di 2015 ini aku ingin memperbaiki semua itu dengan  cahaya baru tapi ternyata cahaya itu redup kembali, menurut cahaya yang baru itu dia bukan orang yang pas untuk aku beri sebuah harapan, alasan yang udah biasa dalam sebuah hubungan, padahal di saat sedang saling mengenal aku berusaha untuk jadi yang terbaik meskipun dalam hati ini tetap masih Miss V yang mengisinya, aku tidak pernah perlihatkan itu semua, aku sangat berharap dia bisa membuatku bisa melupakan Miss V karena aku sudah tidak ingin menjalani hari dengan menunggu sebuah harapan yang tak pasti, dengan posisi seperti ini bukan malah membuatku semakin lupa kepada Miss V tapi malah membuatku semakin masuk kedalam lingkaran keputus asaan, sekarang aku tak tau apakah aku masih memiliki kekuatan lagi untuk menjalani semua ini kedepan, aku bingung mau cerita kepada siapa, mau berbagi masalah ini kepada siapa, semua orang telah meninggalkanku, entah dosa apa yang telah kulakukan sampai hidupku jadi seperti ini, jalan satu-satunya mungkin memasrahkan segala hidup ini kepada Allah SWT, mungkin ini sebagai hukuman atas semua dosa-dosa yang pernah saya lakukan di masa yang lalu, Ya Allah Sungguh Ringan Ujianmu, Hambamu yang hina ini akan berusaha melewati ujian yang  ringan ini.

0 komentar:

Poskan Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites